Model porter untuk produk donat merk dunkin donuts

dunkin

images-46Tahun 1940, seorang pengusaha bernama Bill Rosenberg mendirikan dan membuka sebuah gerai donut dengan nama Open Kettle di kota Boston, Quincy – Massachusetts, Amerika Serikat. Tanpa disangka gerai donut miliknya tumbuh dengan pesat. Hal ini terbukti dari makin bertambah banyaknya jumlah pelanggan yang berkunjung.

Melihat perkembangan usahanya yang positif, tahun 1950 Rosenberg pun memutuskan mengubah nama Open Kettle menjadi nama lain yang lebih menjual. Setelah melalui proses yang panjang, terpilihlah nama baru yang lebih menjanjikan yaitu Dunkin’ Donuts. Selaras dengan perubahan nama tersebut, dirintislah sistem franchise (waralaba).   Tahun demi tahun berlalu. Kemajuan dan ketenaran nama Dunkin’ Donuts makin tak terbendung. Bahkan di tahun 1970, Dunkin’ Donuts telah menjadi merek internasional dengan reputasi yang luar biasa dalam hal kualitas produk dan pelayanan. Reputasi dan ketenaran itu jugalah yang kemudian menarik minat Allied Domecq – sebuah perusahaan internasional yang membawahi Togo’s dan Baskin Robins – untuk membeli Dunkin’ Donuts dari keluarga Rosenberg. Pembelian dan pengambilalihan perusahaan dari keluarga Rosenberg akhirnya disepakati dan dilakukan dengan penuh persahabatan pada tahun 1983.

 Dengan didukung sumber daya manusia yang handal, dalam waktu singkat ambisi Allied Domecq tercapai. Dunkin’ Donuts berhasil memperluas pasar secara menakjubkan sehingga gerainya tidak hanya tersebar di benua Amerika, tetapi juga di benua Eropa dan Asia.

images-47

 
Perkembangan dunkin’ donuts di Indonesia
 
Dunkin’ Donuts mulai merambah pasar Indonesia pada tahun 1985 dengan gerai pertamanya didirikan di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. Khusus wilayah Indonesia, master franchise Dunkin’ Donuts dipegang Dunkin’ Donuts Indonesia.
Sejak diberi kepercayaan memegang master franchise tersebut, Dunkin’ Donuts Indonesia bercita-cita dan bertekad untuk terus membesarkan serta memperkuat awareness dan positioning Dunkin’ Donuts. Tidak hanya di Ibu Kota Indonesia, Jakarta, tetapi juga di berbagai kota besar lainnya. Itu sebabnya, kegiatan memperluas pasar dengan jalan membuka puluhan gerai permanen terus dilakukan secara berkala.
Kini Dunkin’ Donuts Indonesia telah berhasil membuka lebih dari 200 gerai yang tersebar di berbagai kota besar Indonesia seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Depok, Surabaya, Bandung, Bali, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan lain sebagainya. Cita-cita memperkuat awareness dan positioning pun bisa dibilang telah tercapai. Paling tidak hal ini bisa dilihat dari hasil survey sebuah lembaga riset pemasaran yang menyebutkan bahwa Top of Mind Dunkin’ Donuts di Indonesia telah mencapai 91,8%. Bahkan tercatat juga tingkat kepuasan konsumen Indonesia terhadap Dunkin’ Donuts secara keseluruhan mencapai 80,8%.
Seiring dengan makin kuatnya awareness dan positioning Dunkin’ Donuts yang telah dibuktikan lewat hasil survey, di awal tahun 2001 Dunkin’ Donuts Indonesia kembali melakukan gebrakan dengan menerapkan konsep baru (new image) pada setiap gerainya. Kegiatan new image tersebut dilakukan secara bertahap dengan jalan merubah logo, design interior gerai, dan berbagai perubahan lainnya. Dampak dari new image membuat Dunkin’ Donuts terlihat lebih fresh dan sesuai dengan keinginan pasar. Namun semua itu belumlah cukup.
Bersamaan dengan terus dilangsungkannya kegiatan new image, Dunkin’ Donuts Indonesia juga mengikrarkan komitmen untuk lebih memfokuskan diri pada perbaikan produk dan pelayanan. Dengan demikian diharapkan tingkat kepuasan konsumen terhadap Dunkin’ Donuts dapat terus meningkat.
Seiring perkembangan zaman, dunkin’ donuts memiliki website resmi yaitu http://www.dunkindonuts.co.id
Ancaman pendatang baru
Seiring dengan perubahan waktu yang cepat kini hadir perusahaan lain yang memiliki usaha serupa dengan dunkin donuts ,dengan produk yang sama ,perlahan tapi pasti perusahaan ini sukses menarik pasar Konsumen Dunkin donuts hingga beralih ke produk lain misalkan saja pada J.co yang saat ini sudah berkembang seperti Dunkin donuts .
images-49
Supplier
Supplier /Pemasok mempunyai daya tawar yang tinggi bila perusahaan tersebut menjadi satu-satunya penyedia bahan baku bagi perusahaan lain yang membutuhkan pemasok artinya pemasok memonopoli harga maupun kuantitas barang .
images-48
 Rival yang serasi
Untuk mengatasi persaingan dalam industri , perusahaan harus meningkatkan kualitas yang lebih baik lagi ,harga lebih terjangkau ,melakukan inovasi-inovasi baru terhadap produknya supaya masyrakat tidak mengalami kejenuhan terhadap produk tersebut . Contoh rival yang sejenis dari dunkin donuts adalah J.co , Bread talk , dan barby’s
2015-11-28-09-49-48-11604403552015-11-28-09-51-32-224261218images-39
Daya tawar pembeli
Kekuatan daya tawar pembeli bisa kita melihat bahwa semakin besar pembelian , semakin banyak pilihan yang tersedia bagi pembeli dan pada umumnya  akan membuat posisi pembeli semakin kuat . Setidaknya ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan daya kekuatan pembeli
Subtitusi
Barang yang dapat menggantikan fungsi/kegunaan barang lain secara sempurna , artinya bila tidak ada barang yang satu ,maka dapat di gantikan dengan barang yang lainnya . Barang subtitusi dari Donat adalah bakpao coklat ,man tau , donat ubi
2015-11-28-09-51-53-966368298images-50images-42
 DUNKIN DONUTS VS MOKKO FACTORY
Face Editor_yAYe6T
 Kelebihan dunkin donuts
  •  Tekstur cocok untuk segala kalangan
  • Cita rasanya yang real donat dan real coffe
  • Memiliki varian rasa
  • Banyak pilihan topping yang enak
  • Memberikan diskon jika pembelian setengah lusin
  • Selalu ada promo tiap bulan
  • Dapat ditemukan dimana-mana karena membuka outlet banyak dibeberapa kota .

Kelemahan dunkin donuts

  • Dunkin tidak menyediakan tempat yang nyaman bagi para perokok .
  • Belum tersedia lahan parkir yang aman bagi customer .
  • Kelebihan mokko factory            Berbagai menu yang istimewa menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi , tanpa bahan pengawet .
  • Bahan yang digunakan donat impor langsung dari Australia
  • Karakter donatnya sangat lembut ,specialistaste yakni gurih
  • Mempunyai berbagai topping
  • Mempunyai banyak rasa varian rasa
  • Harga terjangkau
  • Mokko factorry selalu memperhatikan sebagai prioritas utama

kelemahan mokko factory 

  • Pelayanan kurang memuaskan ,ada sebagian dari karyawan mokko yang tidak ramah .
  • Donatnya membosankan karena belom ada inovasi yang baru

Strategi bisnis dunkin donuts untuk mempertahankan diri

  1. Membentuk suatu positioning yang tepat .                                      Perusahaan berusaha untuk menunjukkan suatu inovasia atau citra tersendiri mengenai perusahaan kepada pelanggan atau pasar sasaran .
  2. Mempertahankan pelanggan yang setia .                                           Pelanggan yang setia bagaikan kekayaan untuk masa depan, yang jika dikelola dengan baik akan memberikan aliran pemasukan seumur hidup yang baik kepada perusahaan.
  3. Mendapatkan pasar baru                  perusahaan berusaha untuk mendapatkan dan memperluas pangsa pasar dengan menggunakan strategi bersaing masing-masing untuk meraih pasar seluas-luasnya .
  4. Memaksimalkan penjualan              prosea untuk memaksimalkan laba atau keuntungan tergantung dari efektifitas strategi bersaingnya selain itu juga bergantung pada seluruh sistem yang ada dalam perusahaan serta unit-unit fungsional lainnya .
  5. Menciptakan kinerja bisnis yang efektif .                                                 Perusahaan harus menciptakan kinerja bisnis yang efektif agar bisnis mereka dapat dikelola secara strategis yaitu dengan mendefinisikan kelompok pelanggan yang akan di layani , kebutuhan pelanggan yang akan di penuhi secara teknologi yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut .

 

 

Leave a Reply